Wadah Besar dan Bisa Menampung Lama.
14 09 2009by
Bambang Kusumanto
بسم الله الر حمن الر حيم
Pahala di malam Qodar itu bagaikan curahan air hujan dari langit sepanjang malam. Barang siapa yang mau menampung air hujan itu maka dia akan mendapatkan air itu. Barang siapa yang wadahnya lebih besar dan mau nadahi lebih lama maka dia akan mendapat air lebih banyak dari yang lainnya. Itulah gambaran hujan pahala dimalam Qodar.
Orang yang mengerjakan semua amalan2 yang pol, seperti solat2 sunnah, baca Quran, sodaqoh, itikaf, wirid2 dll di malam itu, bagaikan orang yang menampung air hujan dengan wadah yang besar. Orang yang cuma solat thok, sodaqoh thok, ya wadahnya lebih kecilan.
Orang yang beramal ibadah sejak awal malam, sampai datangnya subuh terus menerus maka dia mendapat pahala jauh lebih banyak dari pada yang cuma melek sebentar lalu tidur dimalam Qodar.
Maka adalah empat golongan yang beruntung dan satu golongan yang rugi:
Satu, orang yang mempunyai wadah besar dan mau menampung lama; ini yg paling pol.
Dua, orang yang wadahnya kecil tapi mau menampung lama,
Tiga, yang wadahnya besar tapi mau menampung sebentar, ini dua gol yang juga beruntung.
Empat, yang wadahnya kecil dan nampunya sebentar, wapaun paling buncit tapi masih beruntung.
Namun ada satu yang sangat rugi dan cilakak, yaitu orang yang tidak punya wadah dan tidak mau meluangkan waktu barang sedikitpun untuk menikmati curahan hujan deras pahala pada malam itu, yaitu orang yang sama sekali tidak ingat pada Allah dan malah tidur atau memakai waktunya untuk hal hal yang tidak manfaat.
Mugo2 kita semua termasuk dalam golongan yang pertama, amin, ya Robbal Alamin.
Semoga Alloh selalu paring aman selamat lancar manfaat dan barokah selalu. Amiin
الحمد لله جزا كم الله خيرا
Tags : ibadah, itikaf, Qodar, Quran, sodaqoh, solat, sunnah
Categories : Religion